Full width home advertisement

Travel the world

Climb the mountains

Post Page Advertisement [Top]

CARA MEMPERCEPAT PEMOLTINGAN KEPITING

Selama peliharaan pembudidayaan akan memonitor kepitingnya setiap 2-3 jam sekali selama 24 jam. Bila kepiting milting dan tidak diangkat dari air maka dua jam kemudian kepiting sudah akan mengeras kembali. Akibatnya nilai jual kepiting tersebut menurun. Periode pemeliharaan yang lama dan waktu molting yang tidak bersamaan merupakan masalah utama dalam produksi kepiting lunak. Molting dapat terjadi pada pagi, siang, sore ataupun malam hari. Periode pemeliharaan yang lama menyebabkan biaya pakan dan biaya operasional lainnya menjadi besar. Sedangkan molting yang tidak bersamaan menyebabkan pengawasan harus dilakukan sangat ketat sehingga tenaga kerja yang dibutuhkan cukup banyak dengan waktu kerja yang panjang.

Untuk mengatasi masalah tersebut, beberapa petani melakukan mutilasi atau meninggalkan kaki-kaki kepiting. Tujuannya agar proses regenerasi anggota gerak yang hilang akan dipercepat secara alami melalui molting. Tekhnik ini mampu mempercepat kepiting molting. Menurut penelitian diketahui bahwa hormon molting ini meningkat drastis menjelang molting. Dengan demikian diduga bahwa penambahan hormon molting oksigen dapat meningkatkan kadar hormon molting dalam darah sehingga molting akan terinduksi.

Pematahan capit dan kaki jalan kepiting bakau bertujuan untuk menghindari kepiting keluar dari keranjang dan menghindari kepiting saling memangsa. Pematahan capit dan kaki jalan tersebut bertujuan juga untuk merangsang kepiting agar lebih cepat mengalami proses pertumbuhan dan ganti kulit. Sebelum dilakukan pemotongan kaki, terlebih dahulu kepiting disiram dengan air asin untuk mempermudah pelepasan pangkal capit dam pangkal kaki secara utuh dan sempurna tanpa merusak morfologi tubuh kepiting.


Tekhnik pemoltingan kepiting lunak yang ke dua dapat dilakukan dengan cara memotong kaki jalan dan ujung capit. Hal ini bertujuan agar kepiting tidak bisa menggigit dan keluar dari kurungan. Metode ini dinamakan metode popey karena saat pemoltingan capit kelihatan besar dan menarik. Dengan demukuan, harga kepiting ini lebih mahal dibanding menggunakan metode biasa. Lama masa pemeliharaan kepiting cangkang lunak dengan metode prmatahan capit yaitu 15-20 hari. Pada hari ke-6 kaki kepiting terbentuk terus tumbuh mengikuti perkembangan tubuhnya sehingga pada hari ke-15-25 sudah keluar individu baru yang berukuran besar tetapi kulitnya masih dalam keadaan lunak. Kepiting yang berukuran kecil dengan berat 70-80 gram sangat cepat mengalami molting masa ganti kulit 15 hari. Ukuran 80-50 gram masa pemeliharaan 20-30 hari. Setelah capit dan kaki jalan kepiting lepas, kepiting akan terangsang untuk memperbaiki fungsi morfologi tubuhnya dengan cara melakukan pergantian kulit sehingga akan menjadi kepiting cangkang lunak. Setelah dilakukan pemotongan kaki dan capit kepiting disiram kembali dengan air asin. Penebaran dilakukan pada pagi hari untuk mencegah stres. Setiap sekat dimasukkan satu kepiting dengan jumlah sekat yang ada di keranjang 140 sekat.

Warna kotak yang digunakan pada setiap sekat sangat dipengaruhi proses pemoltingan. Berdasarkan penelitian, kotak berwarna hitam menunjukkan hasil interaksi yang terbaik di antara warna kotak lainnya. Sifat alami kepiting yang suka terhadap lumpur dan suasana gelap  akan membantu kepiting untuk meningkatkan nafsu makannya sehingga cepat mengalami fase ganti kulit (molting). Hasil pengamatan selama penelitian menunjukkan bahwa tingkat kehidupan kepiting yang dibudidayakan dalam kotak berwarna hitam ini menghasilkan angka kehidupan mencapai 95% dari 200 ekor kepiting dalam kotak selama satu siklus purnama dan perbani (30 hari) hanya terdapat rata-rata 8 ekor yang mengalami kematian sebelum panen. Kepiting yang mati diganti dengam kepiting yang baru dan dicatat tanggal dan saat memasukkannya ke dalam kotak hingga saat panen.

Nafsu makan kepiting dalam kotak yang berwarna hitam ternyata merupakan komunitas yang cepat menghabiskan makanannya. Dengan takaran pakan yang sama yaitu daging ikan rucah tawar 30 gram per sekali makan (pemberian ransum pakan sebanyak 3 kali sehari yaitu pada pukul 07.00 pagi, pukul 15.00 sore hari dan pukul 23.20 malam hari) rata-rata akan dihabiskan dalam waktu sekitar 4 menit saja. Kepekaan terhadap rangsang kepiting yang dipelihara sampai fase molting dalam kotak hitam menunjukkan perilaku yang sangat reaktif terhadap faktor eksternal. Hasil uji untuk memperoleh data mengenai kepekaan terhadap gangguan dengan menggunakan potongan kayu pada saat pemberian pakan menunjukkan bahwa seluruh kepiting langsung bereaksi untuk mencapit potongan kayu dengan kedua sisi bagian capitnya. Laju kecepatan molting kepiting dalam kotak berwarna hitam rata-rata mencapai fase molting dalam waktu 14 hari.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib