Full width home advertisement

Travel the world

Climb the mountains

Post Page Advertisement [Top]

PENYAKIT ALAT PENCERNAAN MAKANAN

Alat pencernaan manusia

I. GUAM
Tanda-tandanya :
Bibir, lidah dan kulit pipi di dalam mulut kelihatan lebih merah dan biasa; pada bagian itu terdapat bintil-bintil berwarna kelabu kekuning-kuningan. Dalam mulut terasa sakit sekali dan air liur keluar secara berlebihan. Kelenjar-kelenjar ludah di bagian rahang bawah menjadi bengkak.

Pengobatan Guam :
1. Mulut harus dibersihkan 3 jam sekali (dengan cara berkumur dengan air teh dingin)
2. Sesudah berkumur dengan air teh lalu mulut diobat dengan salah satu di antara beberapa pilihan ramuan di bawah ini :
a) - Kulit kayu sana krmbang : 1 bagian
- air mendidih : 5 bagian

Kulit tersebut ditumbuk sampai memar dan diseduh dengan air mendidih, lalu didiamkan hingga beberapa jam.

b) - Bunga sariawan (kering) : 1 bagian
- Air mendidih 5 bagian
Bunga sariawan diseduh sebagaimana tersebut pada point (a). Air seduhan digunakan untuk berkumur.

c) - Bunga legetan 2-3 biji
Bunga legetan dikunyah-kunyahsehingga airnya merata di dalam mulut. Sesudah 1/4 jam lalu dikeluarkan.

d) - Daun jintan : secukupnya
Daun jintan dikunah-kunyah seperi pada point (c).

dalam menggunakan ramuan tersebut di atas, maka harus berhati-hati benar. agar ramuan itu tidak mengenal gigi atau geraham lainnya yang masih sehat.

II. GONDOK

Tanda-tanda penyakit gondok adalah :
Mula-mula badan si pendeita agak panas, lalu di bagian bawah dan muka telinga (hanya sebelah atau kiri-kanan) menjadi bengkak dan sakit. membuka mulut, mengunyah dan menelamn sangat sukar disertai rasa sakit. Terkadang biji kemaluan juga bengkak dan sakit.

Pengobatan (obat gondok)

1. Si sakit harus disendirikan (dipisah dari orang-orang yang sehat).
2. Selama badannya panas, ia harus beristirahat dengan berbaring.
3. Bagian yang sakit dilumas dengan salah satu di antara ramuan berikut ini :

a) - Daun blimbing wuluh : 10 ranting
- Bawang merah : 4 biji
Keduanya ditumbuk hingga lumat menyerupai bubur.
b) - Daun Tarum : 1 genggam
    -  Cuka : 1 sendok makan
keduanya ditumbuk sebagaimana point (a).

4. Mulut harus selalu dibersihkan (berkumur dengan air yang diberi gharam sedikit). Makanan hendaklah yang lunak dan cair, supaya mudah menelannya. Si sakit perlu pula diberi minum yang banyak.

5. Apabila biji kemaluan terasa sakit, maka baiklah ditumpu atau ditahan dengan kain bertali (semacam oto). Boleh juga yang sakit itu dikompres dengan air dingin.

III. RADANG TONSIL

Tanda-tanda penyakit radang tonsil :
Badan demam, kepala pening atau nafsu makan kurang sekali. Ketika menelan, kerongkongan terasa sakit. Langit-langit mulut yang lunak dan kulit kanan kiri rongga  kerongkongan kelihatan merah dan bengkak. Terkadang pada dinding rongga itu terdapat telau-telau putih kekuning-kuningan.

Pengobatan (obat) radang Tonsil :
1. Selama badannya panas, si sakit harus berbaring. Berilah ia pil kinine. Pagi 2 biji, siang s biji dan petang 2 biji.
2. Makanan hendaklah yang cair atau lunak, dan jugabtidak merangsang.
3. balutlah seluruh leher dengan kain lembab, yang kemudian ditutup rapat-rapat dengan kain tebal yang kering.
4. Setiap 1/2 jam harus berkumur dengan salah satu di antara beberap ramuan di bawah ini :

a) - Kulit buah manggis (kering) : 125 gram
- Air : 2 liter
Kulit tersebut direbus hingga airnya tersisa separo, lalu disaring. Air rebusan itu dipergunakan untuk berkumur dan gelegakkan dalam kerongkongan. Jagalah sampai tertelan. Sebelum digunakan kocoklah dahulu.

b) - Buah mengkudu (yang sudah matang) 3 buah
  - Madu : 3 sendok makan.
mengkudu diremas dan disaring untuk diambil airnya, lalu dicampur dengan madu. Air tersebut digelakakan dalam kerongkongan, kemudia  telanlah beberapa teguk.

c) Baik juga berkumur dengan air yang ditampung dari akar kapuk hutan (randu alas)

III. RADANG WADUK

Tanda-tanda Radang Waduk adalah :
Perasaan mual dalam perut, terkadang si penderita muntah. Nadsu makan tidak ada. Kepala pening, lidah berlapis putih, sering kali berserawa. Perut kembung, di atas pusat agak ke sebbelah kiri apabila dipijat terasa sakit. Terkadang badan agak panas.

Pengobatan :
1. Sebaiknya seseorang yang menderita sakit tersebut berpuasa dulu sehari, sesudah itu makan makanan yang cair atau lunak. jangan sekali-kali makan mentimun, kobis dan bengkuang.

2. Apabila sampai lama di penderita tidak dapat buang air besar, maka dia harus minum obat kastoroli.

3. Apabila dia selalu merasa hendak muntah, maka hendaknya mengunyah halus beberapa butir ketumbar dan sekaligus menelannya.

4. Apabila badan si sakit panas dan lemah, maka hendaknya berbaring.
5. Jika bagian perut pusat sakit, maka letakkan kain lembab di atas bagian itu. Kemudiaa tutuplah rapat-rapat dengan kain yang tebal dan kering. Atau buatla ramuan sebagai berikut :
- Rimpang kencur : sepanjang jari
- Air 1/2 cangkir

Kencur dipasrut, diberi air, lalu diremas dan diperas. Air perasan itu diminum sekaligus. Lakukan yang demikian itu 2 kali sehari.

Adakalanya radang Waaduk itu menjadi penyakit  yang merana, terutama pada orang yang gemar minum-minuman keras atau terlampau banyak merokok. Sering kali juga pada orang yang lama menderita penyakit TBC dan penyakit kurang darah.

Tanda-tandanya :
Sebagaimana di atas, akan tetapi dalam waktu yang lama, air muka si penderita kekuning kuningan. Kadang-kadang ada rasa tidak sedap dalam mulut dan rasa panas dari perut sampai kerongkongan.

1. Si penderita dilarang meminum minuman keras dan merokok. Juga tidak diperbolehkan memakan makanan yang berlemak dan berempah-rempah. Makan kobis  juga dilarang. Demikian pula makanan yang terlampau panas atau terlampau dingin.

2. Si penderita tidak boleh makan terlalu banyak. Lebih baik makan berkali-kali tetapi sedikit demi sedikit. Makanan tersebut harus dikunyah hingga benar benar lumat.

3. Pakailah salah satu ramuan di bawah ini :
- Kulit akar bidara laut : 1 bagian
- Air mendidih : 5 bagian

Meniran diseduh dengan air mendidih, lalu dibiarkan beberapa jam lamanya. Air seduhan ini diminum 3 kali dalam sehari, setiap kali satu gelas.

4. Guna memudahkan buang air besar, hendakknya si penderita setiap hari makan buah pepaya yang sudah dilumatkan. Ia juga harus membiasakan diri berjalan-jalan atau melakukan gerak badan (senam) di waktu pagi.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib